Pabrik Es Diresmikan, Cukupi Kebutuhan Es Nelayan

0 129

Kendarikoa.go.id – Walikota Kendari yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Kerjasama Makmur, S.Pd, M.Pd, di Kelurahan Kendari Caddi, Kecamatan Kendari, Senin (4/2) meresmikan beroperasinya pabrik es balok milik Koperasi Serba Usaha (KSU) Adi Jaya Lestari (AJL) untuk membantu masyarakat nelayan disekitarnya.

“Saya berharap pabrik ini akan mengurangi kesulitan nelayan dalam memperoleh es balok untuk mengawetkan hasil tangkapan sehingga kualitas ikan tetap tinggi dan harganya juga bagus,” katanya di depan Kabid Perizinan, Pembinaan Mutu dan Pengelolaan TPI, Camat Kendari, Lurah Kendari Caddi, Ketua KSU AJL dan puluhan karyawan.

Kabid Perizinan, Pembinaan Mutu dan Pengelolaan TPI, Alda Kesutan Lapae yang mewakili Kepala DKP Kota Kendari saat memberikan sambutan mengatakan, dengan terbangunnya pabrik es balok tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi nelayan.

“Dampaknya akan meningkatkan pendapatan nelayan, menjamin suplai ikan ke pasar dan industri serta menjaga stabilitas harga ikan untuk mencegah inflasi,”katanya.

Kepala DKP Kota Kendari Agus Salim Safrullah ketika dihubungi via selulernya mengatakan, produksi ikan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sodohoa Kendari ini tergantung berapa banyak es yang mereka bawa ke laut.

Baca Juga
1 daripada 96

“Kalau mereka bawa es 2 ton, maka mereka bisa menangkap ikan 3 – 4 ton baru kembali ke darat. Selama ini karena es terbatas, mereka tidak bisa berlama-lama di laut karena hasil tangkapannya bisa membusuk. Karena itu, dengan beroperasinya pabrik es milik KSU AJL ini cukup melegakan nelayan walaupun dengan pabrik itu kebutuhan es balok nelayan di Kota Kendari belum juga tercukupi,” ujarnya.

“Saat ini di Kota Kendari memiliki dua pabrik es balok yaitu di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari yang produksi totalnya rata-rata 15 ton per 24 jam, namun kebutuhan riil untuk intensifikasi penangkapan ikan di laut masih jauh di atas angka produksi tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut mengatakan, kehadiran pabrik es ini akan berdampak besar terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan nelayan karena diyakini akan mampu meningkatkan produksi ikan dengan kualitas yang terjaga sehingga harganya tetap tinggi.

Ketua KSU Adi Jaya Lestari H. Herman melaporkan, pabrik es balok ini sangat penting karena akan menjamin terpeliharanya kualitas ikan hasil tangkapan nelayan hingga tiba di tangan para pelaku industri hasil perikanan dan pasar umumnya.

“Pabrik es balok berkapasitas 25 ton atau 500 balok (50 kg/balok) per hari itu, dibangun oleh KSU AJL yang difasilitasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kendari melalui pinjaman modal kerja sebesar Rp4,2 M dari pembiayaan kredit Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan sistem bagi hasil,” ujarnya.

Saat ini nelayan TPI Sodohoa dan PPS Kendari masih membutuhkan es balok lebih 100 ton per bulan.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

one × 5 =