Baznas Kota Kendari, Kembali Salurkan Zakat Profesi

03 Jan 2016

Redaktur

KENDARI_Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendari kembali menyalurkan zakat kepada ratusan warga kurang mampu di Metro ini. Jelang Idul Adha tahun ini, giliran warga miskin dari empat kelurahan di Kecamatan Baruga yang berkesempatan mendapat rezeki dari hasil potongan 2,5 persen gaji PNS lingkup Pemkot Kendari itu. Ketua Baznas Kendari, H. Musadar Mappasomba menjelaskan, posisi zakat dalam ajaran agama Islam sama pentingnya dengan kewajiban menunaikan salat lima waktu.

“Shalat yang tidak dibarengi zakat itu tidak sempurna Islamnya. Kalau tidak percaya, silahkan buka Alquran, ada 32 ayat yang menyebutkan “Dirikanlah salat dan tunaikan zakat”. Kedua perintah agama ini selalu berdampingan maka kita wajib melaksanakan keduanya,” paparnya dalam sambutannya di Aula Bertakwa Kantor Wali Kota, Selasa (22/9).

Wakil Wali Kota Kendari ini berharap, para PNS juga terus memacu diri mendapatkan keberkahan hidup melalui pembayaran zakat. “Kita tidak akan kehilangan harta sedikitpun karena mengeluarkan zakat. Allah menjamin rezeki kita akan berlipat ganda jika ikhlas membaginya dengan orang lain,” sambung Musadar. Sementara itu, Koordinator Pendistribusian Zakat, Infaq dan Sedekah Baznas Kendari, Abdul Rauf menuturkan penerimaan zakat sejak Juni hingga Agustus atau periode ketiga 2015 sebesar Rp 244 juta. Dana itu telah serahkan pada 70 orang siswa berprestasi yang masing-masing mendapat jatah Rp 500 ribu. Sebanyak 206 orang fakir miskin juga diberikan bantuan Rp 500 ribu perorang. Seperti biasa, Baznas menyiapkan bantuan bedah rumah tak layak huni Rp 62 juta untuk 7 unit.

Selanjutnya ada biaya khitanan massal bagi 70 anak sebesar Rp 14 juta. Kini saldo kas Baznas tinggal Rp 500. Sisa dari biaya operasional UPZ dan pengurus Baznas sebesar Rp 29 juta. “Kami tidak ingin ada sisa. Berapa yang terkumpul, begitu juga yang kita salurkan. Karena masih banyak warga kita yang menantikan uluran tangan dari orang-orang berprofesi,” katanya.

Abdul Rauf mengakui, kesadaran berzakat PNS Pemkot terus meningkat. Itu terlihat dari jumlah zakat yang dikumpulkan setiap periode. “Kalau periode tiga bulan lalu itu Rp 190 juta, sekarang sudah 240 juta. Jadi totalnya dari tahun 2014 sampai sekarang itu sudah mencapai Rp 1,6 miliar,” paparnya. Periode kali ini lanjut dia, penerimaan zakat tidak hanya bersumber dari para PNS Kota Kendari, tetapi sudah mulai merambah ke karyawan swasta. Diharapkan hal positif ini terus berlanjut, hingga Baznas benar-benar menjadi salah satu wadah pengentasan kemiskinan di Metro ini.(Kendarinews.com)

Copyright © 2016 Humas Kota Kendari | Develop by ArifHosting.Com Design by Makassar Kota.