Kemarau, Kendari Produksi Beras 6 Ton Per Hektar

03 Jan 2016

Redaktur

KENDARI_Musim kemarau yang melanda wilayah Sulawesi Tenggara sejak beberapa bulan lalu ternyata tidak berdampak besar terhadap petani di Kota Kendari. Terbukti dengan hasil panen para petani di lingkungan Amohalo, Kelurahan Baruga yang memuaskan di mana setiap hektar sawah bisa memproduksi beras hingga 6 ton.

Panen padi petani di lahan seluas 600 hektar tersebut dilakukan langsung Wali Kota Kendari Asrun bersama Wakil Wali Kota Musadar Mapasomba, Ketua DPRD Kendari Abdul Rasak dan Komandan Kodim 1417 Kendari pada Senin (28/9/2015).

Wali Kota Kendari Asrun meminta dinas pertanian setempat mengarahkan masyarakat untuk taat terhadap penjadwalan musim tanam dan mengamati musim yang terjadi sehingga bisa mengatasi masalah kekeringan.

“Musim kemarau seperti saat ini bisa merugikan masyarakat karena mereka sudah menanam namun tidak bisa dipanen karena kekeringan, termasuk biaya produksi yang besar namun tidak ada hasil. Padahal mereka harus membiayai kehidupan keluarganya,” kata Asrun.

Mengatasi masalah kekeringan ini, wali kota juga meminta instansi terkait untuk membuat sumur bor dengan kapasitas besar sehingga bisa membantu pengairan sawah ketika musim kemarau tiba.

“Jangan hanya memikirkan memperbaiki salurannya, karena tidak akan ada gunanya kalau tidak memiliki air. Kita juga punya potensi di sungai Wanggu, ke depannya bisa dibendung dan digunakan untuk pengairan sawah dan juga air baku untuk air bersih," tambah Asrun.

Selain melakukan panen, wali kota juga menyerahkan bantuan alat produksi pertanian (Alsintan) dan bibit tanaman pada kelompok petani yang ada di lingkungan Amohalo dan Kelurahan Labibia.(ZonaSultra.com)

Copyright © 2016 Humas Kota Kendari | Develop by ArifHosting.Com Design by Makassar Kota.