Persaudaraan Madani Terbukti Turunkan Angka Kemiskinan Di Kendari

03 Jan 2016

Redaktur

KENDARI - Pemerintah Kota Kendari terus mensosialisasikan program Persaudaraan Madani yang digagas sejak tahun 2008. Sebab program satu-satunya di Indonesia ini mampu mengurangi angka kemiskinan di ibukota Provinsi Sultra.

Data angka kemiskinan di Kota Kendari tahun 2008 lalu, mencapai 13 persen. Sejak dikeluarkannya program ini, kemiskinan di Kota Kendari turun hingga 6 persen.

Sekreraris Daerah Kota Kendari Alamsyah Lotunani mengatakan, Persaudaraan Madani adalah wadah kekeluargaan yang mampu dengan keluarga tidak mampu, untuk menciptakan masyarakat yang hamonis, saling membantu dalam kebaikan dan untuk mewujudkan masyarakat Kota Kendari berahklak, adil, maju, mandiri dan sejahtera.

"Tahun 2008 menurut data yang dihimpun ada sekitar 13 persen warga Kota Kendari yang dikategorikan keluarga tidak mampu. Dengan asumsi sekitar 87 persen keluarga mampu. Jika satu keluarga tidak mampu dipersaudarakan dengan keluarga mampu, maka kemiskinan bisa teratasi," ujar Alamsyah dalam pertemuan dan silaturahim Persaudaran Madani Kota Kendari di Taman Kota, Kamis (10/12/2015).

Untuk meningkatkan program ini, Pemkot akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar lebih banyak pihak yang bergabung didalamnya. "Program Persaudaran Madani adalah program unggulan dalam upaya pengentaskan kemiskinan di Kota Kendari, ini perlu untuk terus ditingkatkan," katanya.

Tujuan yang ingin dicapai dalam program ini tidak lain untuk meningkatkan pembangunan ekonomi yang tinggi, serta pembangunan merata seluruh komponen masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahtraan dan pendapatan daerah serta mengurangi angka kemiskinan.

Di sisi pembangunan sosial, Kota Kendari sebagai ibukota provinsi memiliki masalah sosial yang tinggi mulai dari kejahatan, pengangguran, kemiskinan dan lainnya. Namun dengan hadirnya program ini, secara bertahap masalah itu bisa diatasi. Sehingga ini akan menjadi fokus Pemkot kedepan.

Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Kendari mencatat, saat ini sudah ada 1.288 Persaudaraan Madani yang terbentuk. Dengan rincian, 684 KK sudah mendapatkan pemberdayaan lapangan pekerjaan, 355 KK mendapat bantuan bedah rumah, 154 KK mendapat bantuan dalam bidang pendidikan, kemudian 101 KK memperoleh pembinaan bidang pemberdayaan keluarga dan agama serta pemberdayaan lainnya.

Data tersebut dibenarkan oleh peneliti program Persaudaraan Madani dari Universitas Haluoleo Kendari, Dr Hasan Aedy yang juga anggota Persaudaraan Madani. Berdasarkan hasil penelitian dan pengalamaannya menjadi anggota sejak tahun 2008, program ini memang mampu mengurangi kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.

"Ini adalah program strategis. Saat ini peneliti dari Univesitas Indonesia dan peneliti UHO sedang mendalami mengenai program ini. Jika program ini memang layak, maka akan diusulkan untuk menjadi program strategis secara nasional," jelasnya.

Copyright © 2016 Humas Kota Kendari | Develop by ArifHosting.Com Design by Makassar Kota.