Portal Resmi Pemerintah Kota Kendari

4 Sekolah Kota Kendari kembali raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional 2018

0 208

Kendarikota.go.id – Kota Kendari kembali meraih Penghargaan Nasional di bidang Lingkungan Hidup, Kali ini di torehkan oleh 4 Sekolah di Kota Kendari, yakni SMPN 9 Kendari dan SD Islam Terpadu (SDIT) Al-Qalam Kendari yang meraih Penghargaan Adiwiyata Mandiri, serta SMPN 4 Kendari dan SMPN 15 Kendari menyabet Penghargaan Adiwiyata Nasional.

Penghargaan Adiwiyata adalah Penghargaan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan, yang di laksanakan setiap tahun oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, selaku Pembina sekolah Adiwiyata di Kota Kendari, sangat mengapresiasi kerja keras sekolah-sekolah yang terus secara konsisten mengupayakan kegiatan-kegiatan berbasis lingkungan di galakkan di sekolah masing-masing, sehingga hampir seluruh sekolah yang ada di Kota Kendari telah berlabel Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan, hal ini di katakan Plt. Kepala Dinas (Kadis) LHK Kota Kendari, Paminuddin, saat di temui di ruang kerjanya.

Paminuddin, Plt.Kadis LHK Kota Kendari

“Kami sangat mengapresiasi sekolah-sekolah yang meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional dan Mandiri ini, Apalagi mengingat Adiwiyata Mandiri merupakan penghargaan tertinggi Adiwiyata dimana untuk mendapatkan penghargaan ini, Sekolah yang telah berstatus Adiwiyata Nasional harus membina minimal 3 sekolah menjadi sekolah adiwiyata tingkat kota kendari”., Ungkapnya.

Sambungnya, Program adiwiyata ini terus di dorong oleh Pemerintah Kota Kendari karena sangat penting bagi perubahan perilaku anak didik sejak dini.

“Didalam program sekolah Adiwiyata ini, salah satu (tujuan) nya itu adalah merubah perilaku anak didik dari tidak peduli lingkungan menjadi peduli, termasuk guru-guru juga (warga sekolah)”, ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 9 Kendari dan Kepala SDIT Al-Qalam Kendari mengungkapkan keberhasilan Sekolahnya meraih penghargaan ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak, dan konsistensi serta inovasi seluruh warga sekolah sejak awal mengikuti program Adiwiyata tingkat Kota, tingkat provinsi, kemudian berlanjut di tingkat nasional dan akhirnya tahun ini meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri.

Milwan, Kepala SMPN 9 Kendari
Tanaman Hidroponik yang di kembangkan siswa siswa SMPN 9 Kendari

“Inovasi yang kami lakukan adalah dengan lokasi sekolah yang sempit kami tetap mampu berkebun dengan menerapkan system tanaman hidroponik. selain itu, pembuatan roket air dari kertas dan Koran-koran bekas, dan juga kami mengintegrasikan mata pelajaran lingkungan hidup ke dalam mata pelajaran wajib dan ekstra kurikuler”. tutur Milwan, Kepala SMPN 9 Kendari yang juga pernah membawa SMPN 17 Kendari meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri.

Baca Juga
1 daripada 79
Darlin, Kepala SDIT Al-Qalam

“Di SDIT Al-Qalam sendiri selain penerapan standar komponen adiwiyata, kami kembangkan juga inovasi diantaranya budidaya jamur tiram, dan pembuatan pupuk cair dari bahan buah-buah yang sudah busuk, sehingga anak didik mampu memanfaatkan limbah lingkungan menjadi sesuatu yang berguna”, Ujar Darlin, Kepala SDIT Al-Qalam Kendari.

SDIT Al-Qalam Kendari

SMPN 15 Kendari sendiri pada tahun sebelumnya gagal meraih predikat Adiwiyata Nasional, namun karena konsistensi dan semangat mewujudkan Sekolah yang hijau dan berwawasan lingkungan, akhirnya SMPN 15 Kendari dapat meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2018 ini.

Saemina, Kepala SMPN 15 Kendari
SMPN 15 Kendari, Asri dan Rindang

“Penghargaan bukan lah semata-mata tujuan kami, namun bagaimana menyamankan dan mengindahkan sekolah kami itu adalah tujuan utama kami, strategi yang kami lakukan adalah membuat peta hijau, dimana pada peta hijau tersebut kami sudah membagi kapling penanganan kebersihan dan penghijauan kepada setiap kelas, sehingga kebersihan dan kenyamanan SMPN 15 Kendari tetap terjaga sepanjang waktu”, tutur Saemina, Kepala SMPN 15 Kendari.

Muh. Saleh, Kepala SMPN 4 Kendari mengungkapkan, dengan capaian Adiwiyata Nasional ini justru membuat pihaknya harus terus menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan indah, karena Predikat Adiwiyata Nasional tentu menjadikan SMPN 4 Kendari sebagai barometer dan Motivasi bagi Sekolah-sekolah lainnya.

Muh.Saleh, Kepala SMPN 4 Kendari

“Harapan kami, penghargaan ini bisa menjadikan motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus membudayakan peduli lingkungan dan kebersihan, karena selain manjadikan sekolah kita indah dan nyaman, dalam agamapun kita di ajarkan kebersihan adalah sebagian daripada iman”, tutup Muh.Saleh.

Penghargaan Adiwiyata ini sendiri akan diserahkan di Jakarta pada bulan Desember 2018 dan rencananya akan di serahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Subscribe to our newsletter
Comments
Loading...